Uncategorized

MEMILIH JASA NOTARIS, APA SAJA TUGAS, KEWAJIBAN DAN KODE ETIK NOTARIS?

By June 3, 2021No Comments

Agar menopang pengurusan legalitas bisnis maka dibutuhkan akta notaris untuk pendirian badan usaha. Jasa Notaris sangatlah dibutuhkan untuk buat persiapan akta pendirian baik PT atau CV dan juga badan bisnis lainnya.

Selain itu, notaris termasuk bisa mengatasi problem sengketa hukum baik pidana ataupun perdata sampai pengurusan akta tanah, waarmerking, pergantian anggaran basic PT sampai pembuatan akta perjanjian.

Dengan adanya jasa notaris yang di tawarkan otomatis akan bisa menopang pelaku bisnis untuk menghemat waktu, tenaga dan biaya. Terlebih lagi dalam pengurusan PT yang terkesan ribet dan memakan kala lama, sebab dalam pembuatan PT tak semudah mendirikan warung harus tersedia sebagian syarat-syarat dan prosedur yang dilalui. Untuk lebih jelasnya tentang notaris maka kita akan mengulas lengkap di bawah ini.

Hal yang Diketahui Menganai Jasa Notaris

Keberadaan notaris sudah pasti benar-benar dibutuhkan, dengan adanya notaris seluruh pengurusan tentang pendirian perusahaan, layaknya PAKET Pendirian Pembuatan PT, CV, PMA, SBU, SIUJK izin SIUJPT NIB plus Jasa NOTARIS dan pembuatan akta ataupun yang lainnya akan terselesaikan. Tapi, tahukah Anda apasaja tugas, kewajiban, larangan dan kode etik notaris? Berikut penjelasannya..

  1. Tugas Notaris
    Sebelum menentukan area notaris mana yang akan Anda pilih, sebaiknya kenali terutama dahulu sebagian tugas notaris. Adapun tugas notaris yaitu membukukan surat-surat dan mendaftarkan dalam buku khusus atau waarmerking

Tidak itu saja, notaris termasuk memicu salinan dari surat di bawah tangan yang berisi gambaran yang diekspresikan dan ditulis terhadap surat yang bersangkutan, pengesahan atas keselarasan legalisir (Fotocopy surat asli), menambahkan penyuluhan hukum yang mengenai dengan pembuatan akta, memicu risalah lelang.


Selain itu, notaris termasuk bertugas memicu akta yang mengenai dengan pertanahan dan memicu akta kekeliruan ketik atau tidak benar tulis yang tersedia terhadap minuta akta yang telah ditandatangai. Dimana, nantinya pihak notaris akan membuatkan Berita Acara dan juga menambahkan catatan tentang perihal tersebut dan berisi akta asli yang berisi tanggal, nomor BA pembetulan seta salinan yang dikirimkan kepara pihak. (UUJN pasal 51).

  1. Kewajiban Notaris
    Setelah tahu sebagian tugas notaris, maka jasa notaris mempunyai kewajiban. Kewajiban notaris menurut UUJN pasal 16 yaitu melakukan tindakan jujur, seksama, mandiri, tidak memihak dan juga menjaga keperluan pihak mengenai salinan akta, grosse akta, kutipan akta yang berdasar terhadap minuta akta, memicu akta berbentuk minuta akta dan juga menyimpannya sebagai anggota dari protokol notaris seta notaris menjamin keabsahannya.

Jika akta dibikin dalam bentuk akta originali, maka notaris tidak mempunyai kewajiban dalam menaruh minuta akta, menambahkan service cocok UUJN kalau terkandung alasan untuk menolak, mencatat di repotrorium tentang tanggal pengiriman daftar wasiat tiap tiap akhir bulan dan lain-lain.

  1. Larangan Jabatan Notaris
    Jasa notaris tidak cuman mempunyai kewajiban yang harus dijalankan, termasuk terkandung larangan yang harus ditinggalkan. Hal ini cocok dengan UUJN pasal 17.

Adapun larangan jabatan notaris adalah dilarang menjalankan jabatan diluar batasan lokasi jabatannya, meninggalkan lokasi jabatan secara berturut-turut lebih dari 7 hari kerja tanpa adanya info yang sah, merangkap sebagai pegawai negeri, merangkap sebagai advokat, merangkap jadi pejabat negara, merangkap jabatan jadi pemimpin ataupun pegawai BUMN, BUMN ataupun badan bisnis lainnya.


Tidak cuma itu, notaris termasuk dilarang dalam merangkap jadi pejabat pembuat aktan tanah diluar lokasi jabatan notaris, jadi notaris pengganti, laksanakan profesi lainnya yang bertolak belakang dengan norma sosila, norma agama ataupun kepatuhan yang bisa merubah kehormatan seta martabat jabatan sebagai notaris.

  1. Kode Etik Notaris
    Sebagai jasa notaris tahu kode etik notaris sangatlah penting, tiap tiap notaris diangkat dan harus mengucapkan sumpah cocok dengan UUJN pasal 4 ayat 2 dan Pasal 83 ayat 1. Kode etik notaris yang kala ini berlaku adalah kode etik notaris yang berdasar dari Keputusan Kongres Luar Biasa INI (Ikatan Notaris Indonesia) tanggal 27 Januari 2005 di Bandung.

Sementara kewenangan pengawasan, pelaksanaan dan juga penindakan kode etik notaris terkandung terhadap Dewan Kehormatan merasa dari tingkat daerah, wilayah, ataupun pusat. Sesuai dengan pasal 1 angka 8 tentang Kode Etik Notaris.

Itulah sebagian perihal yang harus Anda ketahui tentang notaris baik dari tugas, wewenang, larangan sampai kode etik notaris. Keberadaan jasa notaris kala ini sebenarnya banyak dicari masyarakat, mengingat prosedur dan berbagai syarat yang harus dilengkapi dan dirasa memakan waktu.