Uncategorized

Tips Adaptasi Sebelum Tinggal Di Apartemen

By July 24, 2021No Comments

Atau jika tinggal di pemukiman tapak selagi mengakses pintu akan ada tetangga yang menyapa, di apartemen kehidupan terkenal lebih individualis. Tak jarang antar penghuni saling tidak mengenal nama bahkan wajah satu mirip lain.

Sosiolog Perkotaan dan dosen Sosiologi FISIP di Universitas Indonesia, JF Warouw sempat menjelaskan, bahwa ciri bertetangga di apartemen sesuai bersama ciri solidaritas sosial organik, di mana solidaritas sosial antarwarga tercipta berdasarkan keperluan atau saling ketergantungan.

“Apartemen selagi ini jadi fenomena baru. Penghuninya acuh tak acuh, bekerja, pulang ke rumah, capek, tak sempat bersosialisasi,” katanya. Baca juga: Masyarakat Indonesia Mulai Suka Tinggal di Apartemen Casa grande kokas.

Untuk menumbuhkan kehidupan bertetangga yang guyub di apartemen, berkenan tak berkenan pihak pengembang harus turut campur. Hal pertama adalah sediakan sarana umum.

“Di apartemen, terutama di kelas menengah, lobinya kecil supaya orang langsung berlalu begitu saja. Begitu termasuk bersama taman hijau dan sarana lain yang sanggup digunakan untuk bersama-sama, umumnya ala kadarnya supaya penghuni jarang menggunakannya,” ia menambahkan.

“Kemudian, developer harus termasuk berpikir soal sosial-budaya. Harus ada public social gathering yang sanggup mengumpulkan warganya. Pengembang harus membentuk perhimpunan penghuni yang sanggup menyatukan,” tukasnya.

Meski demikian, selagi ini pengembang rupanya udah cukup aktif dan jeli dalam mengatasi kasus individualisme di lingkup apartemen. Contohnya di apartemen kelas menengah harga Rp300 jutaan seperti Swarnabumi Bintaro.

Apartemen besutan PT Kopel Lahan Andalan (KOPELLAND) ini sediakan sarana co-working space, di mana penghuni yang tinggal sanggup bekerja dalam satu ruang yang sama, bukan di unit kamarnya masing-masing. Fasilitas berikut termasuk ditambah bersama fitur free WiFi.

Sementara di Grand Dhika City penghuninya sanggup nikmati clubhouse yang terkandung fitness centre dan kolam renang, area komersial, dan ruang terbuka hijau. Menurut pengembang, ruang ini diyakini sanggup sebabkan penghuninya saling berbaur dan mengenal satu mirip lain.

Sementara supaya selagi adaptasi berlangsung lebih cepat, Rumah.com siapkan tips yang sanggup Anda laksanakan dalam membangun jalinan sosial di apartemen.

Ikuti Kegiatan Komunitas

Biasanya, beberapa warga komplek apartemen akan dimintai untuk berpartisipasi mensponsori acara untuk warga. Misalnya perayaan hari bersejarah, bakti sosial, olahraga bersama, atau nonton bareng.

Bila lingkungan apartemen Anda mengadakan acara seperti itu, langsung ambil anggota untuk mampir dan usahakan kesempatan jalinan bersama siapapun yang datang.

Lobi

Dalam menggerakkan aktivitas sehari-hari, setiap warga akan berlalu-lalang lewat lobi. Ketika Anda menunggu untuk naik dan berjumpa bersama seseorang, tetap bersikap sopan kepada orang yang mampir dan muncul lobi.

Jika ada orang lain menunggu di dekat Anda, jangan ragu untuk mengawali percakapan. Kenali diri Anda sebagai warga apartemen tersebut. Tanyakan udah berapa lama tingga di sana. Percakapan akan berkembang sejalan bersama setiap jawaban yang ia utarakan.

Kunjungi Area Bersama

Apartemen punyai sarana lazim seperti kolam renang, area fitness, taman bermain, atau ruang laundry. Tidak ada salahnya untuk Anda rutin mengunjungi semua sarana tersebut, minimali dua kali dalam seminggu.

Bagi Anda yang gemar fitness, usahakan untuk mengakses diri kepada warga yang sedang fitness juga. Begitu setelah itu untuk semua fasilitas

Dalam Lift

Pada selagi di lift, sebaiknya Anda tidak diam dan repot bersama telepon genggam Anda. Lebih berasal dari itu, Anda harus tersenyum dan bicara “selamat pagi” atau “halo”. Mungkin sekilas muncul canggung, tetapi percayalah orang yang tinggal di apartemen pun butuh sapaan hangat sederhana.

Meski cuma dibalas senyum, setidaknya Anda akan punyai reputasi yang baik dan gampang diingat. Siapa memahami keesokan harinya, dia akan menegur Anda terutama dulu.

Buat Acara

Jangan ragu untuk mengakibatkan tetangga satu lantai jadi tamu acara kecil-kecilan seperti BBQ, kembali tahun, atau makan malam. Jika belum kenal satu orang pun, Anda sanggup tanya terhadap pengelola apartemen unit mana saja yang dihuni berikut namanya.

Atau gantungkan undangan terhadap gagang pintu sebagai strategi undangan. Dengan begitu akan gampang baginya untuk memandang undangan Anda.