Uncategorized

OIL FLOW METER, FUEL METER

By August 13, 2021No Comments

Fuel meter, fuel flow meter atau kerap disebut solar meter yang banyak dipakai di dunia industri manufacture maupun transportasi. Untuk aplikasi didunia industry fuel flow meter banyak di aplikasikan untuk sistem memproduksi steam pada boiler, pada termo oil yang mengfungsikan sistem burner, dan termasuk pada sistem painting yang terkandung sistem drying yang mengfungsikan burner bersama bahan bakar solar. Dan termasuk dipakai di utility penerangan yang mana memerlukan Genset.

Begitu termasuk untuk industry transportasi layaknya pada pool atau pada SPBU Pertamina ataupun di galangan yang kerap digunakan untuk repair kapal atau speed boat. Begitu luasnya pemanfaatan fuel flow meter untuk bahan bakar ini baik untuk bahan bakar kerosine, fuel oil, medium fuel oil apalagi heavy fuel oil, agar memaksa para pabrikan yang memproduksi fuel flow meter menciptakan beraneka tipe yang sesuai bersama aplikasi dilapangan.
Sedangan tipe flow meter berdasarkan langkah kerja fuel flow meter yang banyak beredar adalah tipe Oval Gear, Rotary, Swirl, Screw, piston, vane dan lainnya.


Namun demikian untuk aplikasi khusus layaknya untuk marine dan untuk transportasi dimana kecenderungan senantiasa bergerak flow meter untuk oil atau untuk solar membawa karakteristik agak berbeda. Sedangkan untuk flow meter yang digunakan untuk mengukur besaran pemanfaatan solar atau minyak diesel pada engine layaknya pada bus, truck, heavy equipment, speed boat , tongkang , kapal atau mesin lainnya harus sesuai bersama kapasitas kebutuhan solar maksimal dari engine/dieselnya atau sanggup termasuk kecuali tidak sadar kapasitas solar yang diperlukan oleh diesesl lumayan bersama mengataggorikan power dari engine/diesel bersama acuan besarnya HP ( horse power).

Pada , Perkembangan sekarang tuntutan dari fuel meter bukan hanya pada pembacaan besarnya kebutuhan solar tetapi biasnya pada flow meter solar termasuk sanggup dipantau atau di transferkan data dari pemanfaatan flow meter lewat jaringan komunikasi, bersama melengkapi alat transmiternya.


Ada banyak kasus pengguanaan fuel flowmeter atau solar flow meter menjadi rintangan dilapangan layaknya yang terjadi pada transaksi pembelian atau penjaja fuel engine dimana kasus yang kerap terjadi adalah maslah akurasi dari alat ukur yang bukan karena jenisnya tetapi langkah pengoprasiannya layaknya halnya untuk pengukuran solar yang dialirkan menggunkan pompa pada truck tanki yang dialirkan ke tanki timbun.

Karena banyak pemanfaatan flow meter solar membawa kecenderumgan kesalaahan pembacaan selagi situasi solar dalam tanki dapat habis, dimana posisi permukaan solar berada di bawah lubang pengeluaran dari pipa yang membuat tercampurnya solar bersama udara, dimana solar yang tercampur udara berikut dapat dibaca tidak sesuai bersama kenyataan. Sehingga selagi dibaca pada flow meter bersama situasi solar dalam tanki tersedia selisih lebih besar pembacaan di flow meter dibanding bersama kuantitas solar yang ditanki penimbunan.